Dinner di Dubai Restaurant Sukamvit 11| Seribu Kisah Liburan



Jejakcantik.com-Meskipun sudah menikmati hangatnya air panas di Hotel Solitaire Bangkok, Thailand; rasanya badan masih terasa lelah. Bayangkan saja, pengantrian yang panjang untuk bisa masuk ke negeri gajah ini. Walau tubuh terasa lelah, perut tak bisa berkompromi. Jadinya, Jejak cantik bergegas untuk mencari tempat makan. Mendung masih menggantung diantara gelapnya malam. Quotes hari ini, Liburan tidak hanya membawa kenikmatan hakiki, tetapi membutuhkan energy yang besar untuk mencari kepuasan dan kesenangan,-Citra Pandiangan.

 
Mengelilingi beberapa spot di Sukamvit 11 membuat tenaga terasa lelah, namun perut semakin bergelora. Apalagi Thailand terkenal dengan berbagai macam makanan yang dijual mulai dari yang halal hingga non halal. Sebagai penganut agama Kristen Advent, tentunya makan seafood tidak diperkenankan, kecuali ikan yang bersisik dan bersirip. Jadinya, daripada pusing memikirkan halal atau tidak halal. Tidak ada salahnya mencoba makan di Dubai Restaurant yang jaraknya hanya 100 meter dari hotel tempat aku menginap.


Jam sudah menunjukan lebih jam makan malam, tidak menjadi soal. Namanya liburan, tidak ada salahnya makan lewat dari jam 7 pm. Jarum sudah mulai berada di angka 9. Pantesan, perut terus menyanyikan lagu hingga keluar. Tersenyum malu, untung tak ada yang mendengar. Suasana restaurant Dubai itu tidak terlalu ramai, kecuali sisi untuk penikmat shisha. Terkadang asap “tembakau” keluar dan membuat nafas aku semakin sesak. Mencari tempat duduk yang jauh dari ruangan berasap agar bisa menikmati makanan yang lezat.



Entah kenapa, melihat berbagai macam menu yang ditulis membuat perut aku malahan tidak terasa lapar. Akhirnya, aku mencoba memilih makanan samosa, nasi ikan dan roti ala India. Tidak lupa jus mangga. Namun, sayang begitu jus mangga datang rasa gula yang aku rasakan Maklum, kalau bicara soal jus aku tidak terlalu suka manis dari gula; ada baiknya manis dari buah aslinya.



Tidak lama kemudian samosa datang, aku pun mencoba menggigit samosa, begitu aku melihat isinya. Tidak sesuai request aku yang menginginkan isi keju, sebab yang datang isi daging. Chefnya sudah lelah atau salah mendengar. Maklum, perempuan yang melayani aku tidak bisa berbahasa inggris. Dia lebih senang menunjuk buku menu untuk di catat. Entah kenapa, kala itu pelayanannya juga sangat lama! Padahal, tidak banyak yang makan di jam aku berkunjung di Dubai Restaurant.

 
Walau begitu, untuk cita rasa masakannya aku beri 3,5 bintang. Bukan berarti aku kejam dalam penilaian cita rasa makanan. Namun, memang cita rasanya tidak senikmat apa yang aku bayangkan. Samosanya terlalu kering! Sehingga sangat keras untuk digigit dan dipotong menggunakan garpu. Sedangkan untuk rotinya, aku suka meski agak terlalu kering. Untuk nasi ikannya, maaf aku lupa nama menunya. (Aku sudah lelah mencari bill yang aku simpan, tetapi aku lupa meletakan dimana dompet aku itu? Next time, aku akan review mengenai beberapa makanan yang aku pesan di Dubai Restaurant Sukamvit 11 ini. 

 
Banyak teman yang mengatakan, jalan-jalan itu selalu menyenangkan! Padahal, tidak demikan, ada banyak suka dan duka ketika berpetualang. Apalagi, bagi yang pertama kali berkunjung ke negeri orang dengan batasan komunikasi. Intip terus kisah seribu perjalanan yang jejak cantik lalui. Meskipun, jarang update, tetapi aku masih ingat dengan jelas dalam ingatan, ditambah sepotong buku memo yang mengingatkan aku tentang cita rasa makanan yang dimakan. Bagaimana dengan kamu?

 





The Bottom of Line
Seribu kisah perjalanan merupakan artikel personal jurnal citra pandiangan, setiap perjalanan manusia tidak ada yang masa. Begitu juga dengan opini yang tertuang dalam tulisan ini. Ini murni berdasarkan pengalaman yang dirasakan, ketika menikmati kuliner di Dubai Restauran. Berdasarkan design interior, tempat ini sangat nyaman dengan meja dan kursi yang besar. Menu seporsi saja banyak sekali, cocok dimakan lebih dari satu orang. Jadi sharing food is great. Apalagi jika punya dana terbatas, bisa berbagi makanan dan tak usah malu untuk soal itu.


 

Fill your day with love and step beauty feet





Fun Time it's you......

17 comments:

  1. wah asik banget lagi liburan di bangkok, aku udah lama kangen banget sama kota ini hehe mudah mudahan suatu hari nanti ada kesempatan main ke bangkok deh

    ReplyDelete
  2. hmm padahal keliatannya enak ya mba ternyata teksture nya lumayan keras untuk dikonsumsi. Ditunggu cerita lainnya mba.

    ReplyDelete
  3. Aduuuh, aku jadi ngeces iniii
    Pengin banget ngincipin kuliner di resto Dubai ini, karena rasanya otentik banget
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  4. Nasinya itu lo khas banget Arab. Suamiku kalo ketemu nasi yg model panjang2 gitu geli katanya kayak ulet

    ReplyDelete
  5. Walau cita rasa masakannya nggak terlalu memuaskan di lidah tapi tetap dapat pengalaman baru yang seru ya mba.. pengalamannnya itu yang mahal :)

    ReplyDelete
  6. Perjalanan memang tidak selalu menyenangkan...adakalanya ujiannya di situ yaa, kak...

    Semoga lancar-lancar dan menanti tulisan tavelling berikutnya..

    Pasti menarik.

    ReplyDelete
  7. Ekspektasi cita rasa makanan kurang seperti yang diharapkan, mudahan catatan ini jadi bahan evaluasi untuk Dubai restaurant Sukamvit 11 ya.

    ReplyDelete
  8. Memang dalam perjalanan tidak selalu suka ya ada dukanya, sekarang kalau bepergian saya lebih nyaman kalau ada temannya jadi kalau nemu hal nggak enak bisa langsung curcol, mba Citra keren deh udah traveling ke Thailand, moga saya bisa ke sana juga

    ReplyDelete
  9. Wah sama kaya aku gak terlalu suka manis gula mbak, kalau pesan jus gitu aku minta gulanay dikurangi supaya rasa buahnya berasa

    ReplyDelete
  10. Wah, seru banget nih bisa jalan-jalan ke Thailand. Bisa icip-icip makanan-makanan uniknya ya.

    ReplyDelete
  11. Liburannya terasa capek banget yaa mba. Tapi makanannya kayaknya enak - enak semuaaa nih

    ReplyDelete
  12. Huwaaa aku mau dong nyoba dinner di Dubai Restaurant juga kak. Belum pernah mamam makanan khas Dubai. Pasti enak-enak banget ini ya mba.

    ReplyDelete
  13. Benar Mbak dengan menuliskannya kita bisa punya arsip jika suatu saat lupa kemana dan ngapain aja kita ke suatu tempat ya.
    Traveling kadang dikira senang-senang saja padahal memang banyak suka dukanya juga ya

    ReplyDelete
  14. Saya baru tau Mak kalo ada kristen yang tidak boleh makan seafood.

    Ah iya itu yang warna warni nasi? Lucu ya.

    ReplyDelete
  15. Ahh ada samosa ya, kalo aku juga gak suka jus dengan tambahan manis yang berlebihan. Jadi hilang rasa asli buahnya

    ReplyDelete
  16. Wah sayang makanan di restonya mengecewakan ya mbak. Ya mbak namanya traveling gak melulu suka ada juga dukanya, tapi org taunya kita seneng krn liat kita postingnya yg seneng2 hehe.
    Aku suka traveling, sellau ketemu hal2 baru dan bikin kaya pengalaman yaaa

    ReplyDelete
  17. Seru banget Mbk dinner di Dubai Restoran ini, nuansa romantis euy kalau berdua suami. Bertualangan yang seru ya, bahasa dan mental kayaknya perlu dibangun. Kalau enggak tahu bahasa kesulitan juga ya di negeri orang.

    ReplyDelete

You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Smile and Lovely Day

Instagram