Liburan Pertama ke Yogyakarta Bersama Si Kecil
Jejakcantik.com- Liburan bersama teman sudah biasa dari remaja. Apalagi liburan sendiri, sudah tak terhitung jumlahnya. Namun, liburan bareng si kecil tentunya bagi aku menjadi hal yang pertama. Quotes of the day, Nikmati waktu bersama anak, ciptakan kenangan yang tak terlupakan. Ini bukan sekedar liburan, tetapi momen merajut kenangan dan pelajaran.” Citra Pandiangan.
Tentunya,
bagi siapapun pasti ada momen-momen dalam hidup yang rasanya ingin diabadikan
selamanya, dan liburan pertama road trip maupun keluar kota bersama anak yang baru
berusia 6 tahun adalah salah satunya. Setelah sekian lama merencanakan momen
liburan seperti road trip ataupun liburan keluar kota yang dikira hanya akan
jadi wacana saja, akhirnya bisa menjadi kenyataan. Maklum, namanya manusia
hidup pasti ada upside down. Sehingga banyak kali alasan dan kejadian yang
membuat rencana liburan ini hampir pupus.
Apalagi memilih destinasi liburan bareng si kecil dengan sistem road trip. Memang paling pas itu ke Yogyakarta. Sebelum bisa road trip memang harus terbang dulu ke Yogyakarta dari Batam, dua kali naik penerbangan sebelum sampai ke Yogyakarta. Membawa koper yang sudah dikemas dengan baju santai anak dan aku, memilih playlist lagu anak yang dipilih bersama anak. Serta beberapa film yang bisa di unduh agar bisa ditonton meskipun tidak ada jariangan.
Momen Kebersamaan yang Tak
Tergantikan
Apalagi
anak merasa senang melihat sawah yang tumbuh subur di beberapa titik jalan.
Ditambah merasa senang ketika melihat delman. Selama ini hanya melihat dari TV
ataupun sekedar menyanyikan lagu delman. Anak aku tidak sabar untuk menjelajahi
destinasi Yogyakarta. Namun, ada baiknya besok saja dilanjut. Waktunya
istirahat, sebelum menjelajah wisata yang ada di kota pelajar.
Anak aku merasa antusias, sebelum tidur banyak bertanya untuk agenda besok kemana saja. Untungnya, karena perjalanan panjang dua kali naik pesawat. Dia langsung tertidur, biar bisa melanjutkan perjalanan besok hari untuk menjelajahi beberapa tempat di Yogyakarta. Anak aku tertarik untuk melihat langsung kemegahan Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Kami pun sarapan di hotel dan disepanjang perjalanan dengan menyewa mobil, kami mengobrol mengenai bentuk candi yang seperti "gunung batu raksasa." Biar tidak bosan, kami juga memutar beberapa lagu yang sudah aku unduh di gawai. Momen-momen kecil seperti inilah yang ingin aku rajut untuk menjadi kenangan sama anak aku.
Namanya perjalanan darat dan jarak tempuh yang
berkilo-kilo meter dan tiap tujuan wisata yang dari satu ke satu jaraknya
lumayan. Bisa dipastikan dampak perjalanan panjang terhadap
kenyamanan mata, terutama karena AC mobil sewaan menyala terus-menerus selama
berjam-jam di tengah cuaca Yogyakarta yang cukup terik. Bisa membuat mata menjadi cepat kering dan lelah.
Ketika Mata Mulai
"Protes"
Sekitar
dua jam pertama perjalanan berjalan lancar. Namun memasuki jam ketiga, saat perjalanan
dari Borobudur menuju Prambanan, mulai terasa ada yang tidak beres. Mata terasa
sepet, seperti ada yang mengganjal namun tidak terlihat apa-apa saat dicek di
kaca spion mobil. Tak lama kemudian, rasa perih mulai muncul, terutama setiap
kali berkedip. Ditambah lagi dengan rasa lelah yang membuat pandangan sedikit
buram saat harus fokus menikmati pemandangan sepanjang jalan.
Kombinasi AC yang menyala terus-menerus dengan sirkulasi udara tertutup di dalam mobil memang dikenal sebagai salah satu penyebab utama mata kering saat perjalanan jauh. Udara dingin dari AC cenderung menurunkan kelembapan udara di sekitar. Sehingga lapisan air mata alami lebih cepat menguap dari permukaan mata. Ditambah dengan kelelahan setelah penerbangan panjang dari Tanjungpinang sehari sebelumnya, kondisi mata pun jadi lebih rentan terasa tidak nyaman.
Dampaknya Terasa Sampai ke
Momen Foto Bersama
Salah
satu hal yang paling disayangkan adalah bagaimana kondisi mata sepet dan perih
ini berdampak langsung ke momen dokumentasi. Setiap kali berhenti di area candi
atau spot foto ikonik untuk berfoto bersama, hasil fotonya jadi kurang maksimal dikarenakan mata terlihat merah, sedikit
berair, dan ekspresi wajah pun jadi kurang natural karena menahan rasa tidak
nyaman. Padahal,
aku paling demen foto sana-sini, selfie, foto bareng anak. Soalnya, momen saat
dia masih kecil ini tidak terulang. Bisa jadi kenangan yang disimpan selamanya.
Baru aku sadari bahwa masalah mata kering bukan hal sepele. Bahkan tidak bisa diabaikan begitu saja selama liburan. Sebab itulah, sangat butuh solusi cepat dan praktis agar perjalanan tetap nyaman, tanpa harus mengorbankan momen yang harusnya indah jadi bad mood.
Tips Istirahat Mata Selama
Perjalanan Liburan
Mata sehat dan bercahaya tentunya membuat kita merasa
senang melakukan kegiatan. Namun, ketika mata mulai bermasalah. Pasti merambat
kemana saja. Untungnya, sebelum berpergian aku sudah membaca beberapa artikel
mengenai masalah mata kering, sepet, lelah agar liburan menjadi lebih
menyenangkan.
Nah, aku mau berbagi cara mengatasi mata kering
dengan cara menerapkan aturan 20-20-20. Dimana, setiap 20 menit kita harus alihkan pandangan ke objek
sejauh kurang lebih 20 kaki atau
6 meter selama 20 detik. Hal
ini untuk
membantu mengurangi ketegangan mata akibat fokus terus-menerus ke jalan
atau layar gadget.
Ketika berada di dalam mobil, kita bisa mengatur
arah AC agar tidak langsung mengenai wajah. Sebab angin
AC yang mengarah langsung ke mata bisa
mempercepat penguapan air mata.
Sehingga mata menjadi kering dan cepat lelah. Tidak ada salahnya untuk mengarahkan
ventilasi ke bagian tubuh lain.
Yang paling penting, rajin berkedip secara sadar. Saat berkonsentrasi menikmati perjalanan atau menatap jalan lama-lama, frekuensi berkedip alami cenderung menurun. Sehingga perlu dibiasakan berkedip lebih sering. Yang penting dalam melakukan perjalanan, penting untuk berhenti sejenak di antara destinasi. Selain untuk meregangkan badan, berhenti sejenak juga memberi waktu bagi mata untuk beristirahat dari paparan AC dan pandangan jarak jauh yang monoton.
Untungnya, aku tidak pernah lupa untuk membawa obat tetes mata Insto Dry Eyes di dalam tas. Soalnya, Ini menjadi solusi paling praktis karena bisa digunakan kapan saja tanpa harus berhenti terlalu lama, apalagi saat jadwal liburan sedang padat-padatnya.
Pengalaman Menggunakan Insto Dry Eyes
Yang
paling membantu, kemasannya yang kecil dan praktis membuatnya mudah diselipkan
di tas kecil. Sehingga
bisa digunakan kapan saja di sela kunjungan candi tanpa perlu mencari apotek
terlebih dahulu. Setelah menggunakannya, dengan hanya meneteskan Insto Dry Eyes benar-benar
membuat mata Sepet, Perih, dan Lelah hilang. Sisa perjalanan menuju
Kaliurang dan Malioboro terasa jauh lebih nyaman. Mata tidak lagi terasa perih
saat berkedip. Ketika
saat penting
seperti momen berfoto bersama anak di depan gerbang Prambanan dan sepanjang
Malioboro jadi terlihat jauh lebih natural, karena mata sudah tidak
lagi merah atau berair.
Sini, Jejakcantik kasih tahu tanda serta gejala
mata kering, sehingga teman bisa cepat mengatasi masalah Mata SEpet, PErih,
Lelah karena masalah mata jangan disepelein, bisa berabe. Ini dia tanda kalau
mata aku dan teman harus segera diberitan tetesan Insto Dry Eyes yakni mata
mengalami sensasi perih, terbakar, atau gatal di mata. Ada lendir berserat di
dalam atau di sekitar mata. Ini yang paling sering aku alami ketika jalan-jalan
mata jadi sensitivitas terhadap cahaya, mata merah. Serta sensasi seperti ada
sesuatu di mata, bahkan pecinta soft lens bakalan merasakan kesulitan memakai
lensa kontak, dan yang terakhir kesulitan mengemudi di malam hari.
Liburan Tetap Nyaman, Momen
Tetap Sempurna
Dengan meneteskan Insto Dry Eyes pada mata, pada
akhirnya, liburan pertama ke Yogyakarta bersama anak aku yang berusia 6 tahun ini menjadi
pengalaman yang membahagiakan. Apalagi saat melihat candi-candi
bersejarah yang
dulu hanya dilihat melalui gambar maupun video. Kini, dia bisa melihat secara
langsung. Bahkan, keramaian Maliboro yang belum pernah dialami, menjadikannya
pembelajaran dan melihat secara langsung delman dan becak. Tentunya hal menyenangkan ini, tidak luput
dari perhatian mengatasi mata kering.
Tips mengenai bagaimana mengistirahat
mata secara teratur
dan membawa solusi cepat untuk
mengatasi mata kering dengan Insto Dry Eyes, #BebasMataKering. Liburan di Yogyakarta jadi berkesan
buat si kecil. Perjalanan dari satu destinasi ke destinasi menjadikan
pengalaman baru untuknya. Si kecil menikmati setiap momen
kebersamaan dengan keluarga. Kenyamanan
selama perjalanan adalah kunci agar liburan bisa dinikmati sepenuhnya.
Ini adalah pengalaman pertama anak menikmati kota Yogyakarta untuk pertama kalinya. Penting sebagai orang tua untuk menyiapkan diri, termasuk untuk hal sekecil menjaga mata tetap sehat dan nyaman sepanjang perjalanan. #MataSePeLeJanganSepelein
Referensi
https://www-mayoclinic-org.
Fill your day with love and a step beauty foot

Fun Time it's you......
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Jadilah orang pertama yang berkomentar!
You've decided to leave a comment – that's great! Please keep in mind that comments are moderated and please do not use a spammy keyword. Thanks for stopping by! and God bless us! Keep Smile and Lovely Day